Sempat Langka, Harga Telur di Lampung Utara Tembus Rp35 Ribu
Furkon Ari
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga telur ayam ras di Kabupaten Lampung Utara melonjak tajam, bahkan sempat tidak tersedia atau langka di pasaran selama dua hari.
Saat ini harga telur sudah tembus di harga Rp35 ribu perkilogram, atau ada kenaikan Rp 5-6 ribu dari harga sebelumnya yakni Rp29-30 ribu perkilogram
Sumiyati (40) seorang pedagang warung di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan mengaku, pasokan telur sempat benar-benar kosong selama dua hari terakhir.
Barang baru kembali masuk pada Senin siang, namun dengan harga yang jauh lebih tinggi.
"Iya mas, dua hari kemarin sempat kosong, tidak ada barang sama sekali," kata Sumiyati saat ditemui di warungnya, Senin (16/3/2026).
Menurut Sumiyati, kelangkaan telur diduga karena pasokan diborong oleh program MBG sehingga distribusi ke pedagang kecil menjadi terbatas.
Kondisi tersebut membuat sejumlah pedagang di Lampung Utara kesulitan mendapatkan stok.
"Untuk Lampung Utara kemarin memang susah dapat telur karena diborong MBG. Hari ini baru masuk lagi, tapi harganya sudah tinggi," imbuhnya.
Hal serupa disampaikan Marni (45) pedagang sayuran di Kelurahan Tanjung Aman.
Ia menyebut harga telur kini rata-rata dijual Rp35 ribu per kilogram setelah sebelumnya sempat tidak tersedia di pasaran.
Hari Raya Idulfitri
Harga
Telur Ayam
Naik
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
